Di bawah rintik hujan
diantara kilat saling bersambungan
langkah kakimu menampakkan air keruh
ketika banjir belanda
namun semua tak kau hiraukan
kau gadaikan nyawamu tuk bantu
orang lain membutuhkan
tampa peduli imbalan
tampa pedulikan keselamatan
rasa ikhals terbayang
di raut mukamu nan masih muda
kau palang merah remaja
kehadiranmu patut kubanggakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar